SDM BERKOMPETENSI MENJADIKAN PT PUSRI SELALU BERINOVASI

Pusri akan selalu mencari inovasi - inovasi dan terobosan - terobosan baru untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan yang sanggup memenuhi kebutuhan masa depan....

PRODUK UNGGULAN PUSRI SIAP MEMBANTU PARA PETANI

Produk yang dihasilkan bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan untuk kemajuan para petani Indonesia

PROYEK BERKELANJUTAN PABRIK PUSRI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI

Bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi dan kualitas produk-produk yang dihasilkan PT PUSRI menerapkan proyek berkelanjutan pengembangan pabrik-pabrik.

PUSRI

Sekilas Tentang Pusri

PT Pupuk Sriwidjaja menjalankan operasi bisnis dengan tujuan untuk melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pen pembangunan nasional khususnya di industri pupuk dan kimia lainnya

 

 

 

 

 

PUSRI
Sertifikat
PUSRI
Pembinaan Program ProKlim Hortikulturan
Penghargaan
PUSRI
SSG TDC
Sertifikat
PUSRI
Indonesia Green Award 2016 Pencegahan Polusi
Penghargaan
PUSRI
Piala Proper Hijau
Penghargaan
PUSRI
Social Business Inovation Company

Kabar Pusri

Lihat Semua Berita
19 April 2022
JELANG HARI KARTINI, PUSRI TINGKATKAN KEAHLIAN IBU-IBU KOMUNITAS BANK SAMPAH KGS
PALEMBANG – Sebagai perusahaan yang dekat dengan masyarakat, PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) laksanakan Pelatihan Pembuatan Sabun bertempat di Bank Sampah Kebumen Gemilang Sejahtera (19/04).
 
Bank Sampah KGS merupakan salah satu mitra binaan Pusri dengan fokus usaha yaitu mengolah sampah menjadi lebih bernilai ekonomis dan produk-produk hasil karya Ibu-Ibu di KGS juga sudah dipasarkan hingga tingkat nasional.
 
Hadir sebagai narasumber pada pelatihan ini, Ulie Ag yang merupakan seniman henna dan pembuatan sabun, serta VP CSR, Alde Dyanrini beserta staf.
 
Disampaikan Alde bahwa pelatihan pembuatan sabun ini dilaksanakan bertujuan agar dapat menambah skill ibu-ibu di KGS dan jika dikembangkan bisa menjadi salah satu usaha rumahan yang kreatif dan murah.
 
Ibu-ibu yang berasal dari sekitar Bank Sampah KGS sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini. Hal ini juga disampaikan oleh Welis yang merupakan Direktur Bank Sampah KGS. “Kami sangat berterimakasih dengan kepedulian Pusri terhadap pemberdayaan kami ibu-ibu disini. Pelatihan pembuatan sabun ini tentunya akan kami ikuti dengan baik dan maksimal”, terang Welis.
 
Lebih lanjut disampaikan Alde bahwa Pusri kedepannya akan terus menciptakan program-program inovatif yang dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat terutama di sekitar perusahaan.
 
“Kedepannya inshaAllah kami siap menyediakan fasilitas kepada warga yang ingin mengikuti pelatihan serupa dengan tema yang sama ataupun yang berbeda. Agar dapat membantu peningkatan ekonomi dan juga kreativitas masyarakat”, tutup Alde.
 
 
***
 
19 April 2022
Informasi lebihlanjut:
Vice President Humas
Soerjo Hartono
Lihat Selengkapnya
14 April 2022
Kopi asal Pagaralam Sumsel siap ekspor
Palembang (ANTARA) - Kopi asal Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, siap diekspor ke sejumlah negara untuk mengambil segmen pasar produk premium oleh unit usaha koperasi setempat.
 
Ketua Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia (MAI) Cabang Pagaralam Nisdiarti dalam lokakarya secara virtual, Selasa, mengatakan, pihaknya yang mengelola Koperasi Mandiri Pagaralam sedang mempersiapkan proses ekspor tersebut dengan dibantu anak perusahaan PT Pusri yakni PT Pusri Agro Lestari.
 
Melalui pengawalan dari anak perusahaan Pusri ini, para petani dikawal dalam proses di sisi hulu hingga hilir, di antaranya dalam penggunaan pupuk hingga upaya untuk mengatasi gulma dan hama penyakit.
 
Saat ini pihaknya juga mendapatkan bantuan dari fasilitasi ekspor dari Kementerian Perdagangan terkait dengan prasyarat perizinan.
 
Kemudian, pengurus koperasi juga sedang mengurus legalisasi penerapan sistem resi gudang ke Badan Pengawas Perdagangan Komoditi Berjangka (Bappebti) agar petani lebih berdaya saing.
 
Persoalan kini terletak pada kapasitas ekspor yang terbilang masih kecil jika melalui pintu Pelabuhan Boom Baru, Palembang.
 
Otoritas pelabuhan hanya mampu memberikan kapasitas sebanyak 5 ton, sementara produksi kopi yang bisa dihasilkan petani terbilang jauh melebihi kapasitas tersebut.
 
Menurutnya, persoalan ini dapat diselesaikan asalkan ada kolaborasi antara petani dan instansi terkait agar kopi Pagaralam ini bisa dikenal di pasar internasional.
 
Selama ini kopi Pagaralam sebagian besar melalui pintu ekspor di Pelabuhan Panjang Lampung sehingga ‘brand’-nya pun tenggelam menjadi Kopi Lampung.
 
Ia mengatakan keinginan untuk mengangkat kopi Pagaralam ini sebenarnya sejak lama didengungkan petani setempat.
 
Namun upaya ini menjadi tak mudah karena proses di hulu masih belum standar (kopi asalan karena menerapkan petik pelangi) sehingga mau tak mau petani terpaksa menjual ke pengepul, yang mana sebagian besar memanfaatkan Pelabuhan Panjang Lampung.
 
Akan tetapi, kini mulai berangsur-angsur petani kopi Pagaralam menerapkan petik merah agar bisa menembus pasar ekspor produk premium.
 
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Kota Pagaralam mengatakan terdapat beragam persoalan terjadi sektor perkebunan kopi.
 
Pemerintah berupaya menggandeng banyak pihak untuk mengangkat kopi Pagaralam ini agar naik kelas, hingga menembus pasar ekspor.
 
Saat ini produktivitas lahan kopi di Pagaralam masih terbilang rendah yakni rata-rata 900 kilogram per hektare per tahun atau belum mencapai satu ton per hektare. Sementara, negara pesaing seperti Vietnam, yang kini telah mencapai tiga ton per hektare per tahun.
 
“Saat ini sudah ada yang melakukan kegiatan ekspor, tapi masih dalam porsi kecil. Ke depan kami akan mendorong agar volume ekspor bisa ditingkatkan lagi,” kata dia.


Sumber : https://bengkulu.antaranews.com/berita/229373/kopi-asal-pagaralam-sumsel-siap-ekspor
Lihat Selengkapnya
12 April 2022
Kopi Pagaralam Sumsel siap ekspor
Palembang (ANTARA) - Kopi asal Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, siap diekspor ke sejumlah negara untuk mengambil segmen pasar produk premium oleh unit usaha koperasi setempat.
 
Ketua Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia (MAI) Cabang Pagaralam Nisdiarti dalam lokakarya secara virtual, Selasa, mengatakan, pihaknya yang mengelola Koperasi Mandiri Pagaralam sedang mempersiapkan proses ekspor tersebut dengan dibantu anak perusahaan PT Pusri yakni PT Pusri Agro Lestari.
 
Melalui pengawalan dari anak perusahaan Pusri ini, para petani dikawal dalam proses di sisi hulu hingga hilir, di antaranya dalam penggunaan pupuk hingga upaya untuk mengatasi gulma dan hama penyakit.
 
Saat ini pihaknya juga mendapatkan bantuan dari fasilitasi ekspor dari Kementerian Perdagangan terkait dengan prasyarat perizinan.
 
Kemudian, pengurus koperasi juga sedang mengurus legalisasi penerapan sistem resi gudang ke Badan Pengawas Perdagangan Komoditi Berjangka (Bappebti) agar petani lebih berdaya saing.
 
Persoalan kini terletak pada kapasitas ekspor yang terbilang masih kecil jika melalui pintu Pelabuhan Boom Baru, Palembang.
 
Otoritas pelabuhan hanya mampu memberikan kapasitas sebanyak 5 ton, sementara produksi kopi yang bisa dihasilkan petani terbilang jauh melebihi kapasitas tersebut.
 
Menurutnya, persoalan ini dapat diselesaikan asalkan ada kolaborasi antara petani dan instansi terkait agar kopi Pagaralam ini bisa dikenal di pasar internasional.
 
Selama ini kopi Pagaralam sebagian besar melalui pintu ekspor di Pelabuhan Panjang Lampung sehingga brand nya pun tenggelam menjadi Kopi Lampung.
 
Ia mengatakan keinginan untuk mengangkat kopi Pagaralam ini sebenarnya sejak lama didengungkan petani setempat.
 
Namun upaya ini menjadi tak mudah karena proses di hulu masih belum standar (kopi asalan karena menerapkan petik pelangi) sehingga mau tak mau petani terpaksa menjual ke pengepul, yang mana sebagian besar memanfaatkan Pelabuhan Panjang Lampung.
 
Akan tetapi, kini mulai berangsur-angsur petani kopi Pagaralam menerapkan petik merah agar bisa menembus pasar ekspor produk premium.
 
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Kota Pagaralam mengatakan terdapat beragam persoalan terjadi sektor perkebunan kopi.
 
Pemerintah berupaya menggandeng banyak pihak untuk mengangkat kopi Pagaralam ini agar naik kelas, hingga menembus pasar ekspor.
 
Saat ini produktivitas lahan kopi di Pagaralam masih terbilang rendah yakni rata-rata 900 kilogram per hektare per tahun atau belum mencapai satu ton per hektare. Sementara, negara pesaing seperti Vietnam, yang kini telah mencapai tiga ton per hektare per tahun.
 
“Saat ini sudah ada yang melakukan kegiatan ekspor, tapi masih dalam porsi kecil. Ke depan kami akan mendorong agar volume ekspor bisa ditingkatkan lagi,” kata dia.


Sumber : https://sumsel.antaranews.com/berita/634781/kopi-pagaralam-sumsel-siap-ekspor
Lihat Selengkapnya

Produk Unggulan Pusri

PT Pupuk Sriwidjaja Palembang didirikan dengan tugas utama untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Produk utama kami terdiri dari Amoniak dan Urea.
Urea

Suite of collaborators join Nutrien as grower demand doubles preliminary acreage expectations.

NPK

Suite of collaborators join Nutrien as grower demand doubles preliminary acreage expectations.

Ammonia

Suite of collaborators join Nutrien as grower demand doubles preliminary acreage expectations.

background feature product desktop background feature product tablet background feature product mobile

Produk Pusri Lainnya

Inovasi PUSRI hadirkan beragam produk bermutu tinggi, solusi tanaman pertanian Anda.
Lihat Semua Produk
Innovation
PUSRI

Pupuk Dolomit

25
Baca Selengkapnya
Innovation
PUSRI

Nutremag

Pouch
Baca Selengkapnya
Innovation
PUSRI

Bioripah

botol
Baca Selengkapnya
Innovation
PUSRI

Pusrihydro

Pouch
Baca Selengkapnya

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)

Semangat PUSRI bersinergi dengan para pemangku kepentingan, demi kemajuan berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan bangsa.
Beberapa Program TJSL
  • Program Creating Shared Value (CSV) test
  • Bantuan Kesehatan test
  • Bantuan Sosial Kemasyarakatan
  • Bantuan Tanggap Bencana dan Kedaruratan
  • Bantuan Sarana & Prasarana Umum dan Ibadah
  • Bantuan Pendidikan
  • Program Creating Shared Value (CSV)
  • Bantuan Kesehatan
  • Bantuan Sosial Kemasyarakatan
  • Bantuan Tanggap Bencana dan Kedaruratan
  • Bantuan Sarana & Prasarana Umum dan Ibadah
  • Bantuan Pendidikan

Laporan Produksi

Update terakhir 24 June 2022
Produksi Npk
197.368 ton
Produksi Urea
698.600 ton
Produksi Ammonia
450.200 ton

PT Pupuk Sriwijaya Mendukung Program Makmur

Setelah diresmikan Menteri BUMN Bpk. Erick Thohir tanggal 28 Agustus 2021 lalu, Program Makmur langsung ditindaklanjuti PT Pusri Palembang melalui serangkaian proses pengembangan ekosistem bersama dengan mitra integrator. “Sejak awal tahun, PT Pusri sudah memulai program yang dulunya bernama Agrosolution ini (sekarang Program Makmur) dengan memberikan pendampingan dan pembinaan kepada Kelompok Tani di beberapa provinsi wilayah kerja PT Pusri. Pembinaan dilakukan dengan mengoptimalkan cara budidaya tanaman yang baik agar lebih produktif.

Program Makmur
PUSRI

Temukan Solusi Terbaik Untuk Tanaman Anda

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Donec molestie nibh ut lectus dictum, suscipit pharetra mauris tempus. Etiam pulvinar mauris nunc, sed molestie est fringilla tempor.

Tidak menemukan tanaman yang Anda cari?

PUSRI

Bangun Masa Depan Anda, Berkarya untuk Ketahanan Pangan Bangsa

Raih karir terbaik Anda dengan bergabung bersama PUSRI. Temukan posisi dan penempatan yang tepat untuk Anda di sini.

Karir
Lihat Detail
Internship Program
Lihat Detail

Bisnis Unit PUSRI

Jumlah Bisnis Unit : 2

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse commodo velit nec massa convallis, quis suscipit mi ornare.

PUSRI PUSRI

PT. PUPUK INDONESIA LOGISTIK

PUSRI PUSRI

PT Pupuk Indonesia Utilitas

Mudah Dapatkan Produk Pupuk di Aplikasi MyPusri

Download segera aplikasi MyPusri dan majukan bisnis Anda di sini

Laporan Tata Kelola Info Publik FAQ